Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Resah Dalam Penyaluran Sembako

Iklan Semua Halaman

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Resah Dalam Penyaluran Sembako

Sunday, 19 July 2020

Bacatirta.com, Maros; Sekjen LP2HAM “Lembaga Pengawasan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia “ Sofyan S.Raja, mensinyalir penyaluran sembako yang dugaan meresahkan KPM Maros

Sekjen LP2HAM Dalam temuannya, KPM maros mengeluh dengan penyaluran sembako yang tidak tepat waktu dan Kualitas rendah atau tidak sesuai dengan tuntutan program pemerintah dalam pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga penerima manfaat,

Menurut  salah satu pendamping BPNT (Sembako) Inisial (S) yang sempat dikonfirmasi Baca Tirta, membenarkan temuan  tersebut. Menurutnya, tidak semua kecamatan tidak lancar penyalurannya, seperti Bantimurung, Simbang, Bontoa, Marusu, dan Tompobulu lancar setiap waktu penyaluran, sementara kecamatan lainnya hampir setiap bulan mengalami keterlambatan penyaluran.

Soal kualitas, memang kita akui, masih lebih bagus kualitas sembako lokal dari pada sembako yang disalurkan melalui agen yang telah ditunjuk khususnya ayam atau daging, sehingga tidak jarang teman-teman pendamping disoroti oleh KPM, LSM  dan penegak hukum lainnya, Ucap (S) saat dikonfirmasi.

LP2HAM Maros yang beberapa kali ingin menemui Kabid Daysos Maros dan Korda Program Sembako Maros, namun tak kunjung ketemu, bahkan salah satu staf Dinsos Maros (x) mengatakan mereka lagi di BNI Maros melakukan sortiran kartu kombo sembako, sementara Kadis Sosial Prayitno,ST,MT tidak ditemui diruangannya.

Sfyan S Dg Raja meminta kepada Bupati Maros agar melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran sembako, bahkan jika perlu memberikan sanksi kepada oknum yang merugikan KPM dalam penyaluran sembako. dgr.